Paman sam tersenyum, diantara selir dan gundik-gundiknya
Yang telah dipelihara lama
Ia mendengar dari BULE matahari tidak terbit lagi dari Timur
Angannya mengawang kiranya matahari terbit dari Barat
Agar dapat berdalih: aku kampium darah biru! Aku keturunan dewa kerajaan tuhan!
Kakakan-kakakannya menembus benteng timur dan barat nun jauh di sana menyerbu anyir harum bunga
Sementara Bibi Sam yang keturunan Matahari beranjak PADE menghimpun logam
Cegah matahari itu!
Kawini gundik-gundiknya
Perkosa selir-selirnya!
Sepertinya ia harus tahu matahari tetap terbitdari Timur!
Tak terkecuali
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar